• Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
Home Politik/Pemerintahan dan Pembangunan Tiga Anggota DPRD Komisi I Maluku Curhat Masa Kecil di Kei Islands.

Tiga Anggota DPRD Komisi I Maluku Curhat Masa Kecil di Kei Islands.

E-mail Print PDF

Langgur, Info Publik-Masa lalu adalah cerita yang selalu dikenang dan tak pernah terlupakan, penggalan kata ini dibuktikan sejumlah Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku ketika melakukan kunjungan kerja fungsi pengawasan di Kabupaten Maluku Tenggara.

Curhatan hati tentang masa lalu sejumlah Anggota DPRD Maluku ini saat dengan pendapat SKPD terkait di Ruang Rapat Kantor Bupati Maluku Tenggara. Langgur, Jumat 07 Februari 2020. Kehadiran Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku di Kabupaten Maluku Tenggara terkait realisasi penggunaan anggaran pembangunan baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Maluku dengan mitra Perangkat Daerah mengakui bahwa Kabupaten Maluku Tenggara telah maju dan berkembang dibanding Kabupaten/Kota lain di Maluku.

Curhatan hati ini dimulai saat Alimudin Kolatlena Anggota DPRD Maluku dari Partai Garindra dari Dapil Seram Bagian Timur dengan menggunakan Bahasa Kei, Ia merasa penuh kebahagiaan mengatakan, masa kecil di Kei mulai dari Sekolah Dasar serta bekerja mencari hasil laut di Kepulauan Ut dan wilayah lainnya, sehingga Kei tidak asing baginya belum lagi Tanah ini juga membesarkannya. Sehingga sudah menjadi kewajiban melihat negeri evav khususnya Maluku Tenggara karena sebagai wakil rakyat di Maluku harus peduli kepada rakyat apalagi menurutnya It Besa Wuut en Mehe Ngifun dan Manut en Mehe Tilur.

Sama cerita masa lalu Politisi Jantje Weno yang adalah sebagai anak dari Bapak yang berprofesi sebagai Polisi ini, Ia bercerita bahwa pernah besar di Maluku Tenggara diera tahun delapan puluhan, dikatakan masa Kecil di Kepulauan Kei bersama orang tuanya ketika tiba di Kei sudah malas ke Ambon karena transportasi dan komunikasi belum baik yaitu masih kapal perintis, namun saat ini sangat luar biasa perbedaannya. Weno mengatakan kewajiban moral secara pribadi maupun tugas Politisi akan mendukung Pemda Malra dalam usaha membangun Negeri ini.

Selain itu salah satu Anggota DPRD Asal Maluku Barat Daya Frankois Orno mengatakan, Ia Kecil dan besar di Maluku Tenggara dan rumah peninggalan orang tua ada disini sehingga Maluku Tenggara dan Tual akan menjadi bagian yang untuk diperhatikan apalagi ada keterikatan kultur budaya Kei dan MBD khususnya pulau Luang.

Olehnya itu ketiga Wakil Rakyat yang pernah hidup dan besar dengan embal ini, mengatakan jangankan dibilang, kami sudah mempunyai kewajiban untuk melihat Kabupaten Maluku Tenggara dan siap mengawal segala proses pembangunan negeri yang dikenal dengan semboyan Ain Ni Ain-Katong Orang Basudara.

Last Updated on Saturday, 08 February 2020 00:37  

Hukum

JW Media Player

You must have Flash Player installed in order to see this player.

Simple Video Flash Player Module



Get the Flash Player to see this player.



Polls

Penilaian anda untuk web ini?
 

CALENDAR

Photo Gallery

Slideshow Image 1
Slideshow Image 2
Slideshow Image 3
Slideshow Image 4
Slideshow Image 5
Slideshow Image 6
Slideshow Image 7
Slideshow Image 8
Slideshow Image 9
Slideshow Image 10

Who's Online

We have 123 guests online