DAK KESEHATAN MALRA TAHUN 2020 Mencapai 55 MiLYAR Lebih

Thursday, 26 September 2019 00:00 administrator
Print

Langgur, Info Publik-Jajaran Kesehatan harus focus memberikan pelayanan Kesehatan di Wilayah Kei Besar sehingga masyarakat merasa dilayani dengan baik serta penuh tanggung jawab.

Bupati Maluku Tenggara (Malra) M. Thaher Hanubun, menyampaikan hal ini saat membuka Kegiatan Pembinaan, Fasilitasi Tenaga, Prasarana dan Teknologi Dukungan UKM PUSKESMAS Kabupaten Maluku Tenggara di Elat (26/9).

M. Thaher Hanubun mengawali   arahannya ini mengatakan bahwa karena perlindungan Tuhan Pemerintah Daerah  mendapatkan bantuan dana Dana Kesehatan melalui DAK Rp. 55.537.000.000. (55 Milyar) lebih untuk tahun 2020, maka diharapkan Dinas Kesehatan dan jajarannya dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi. Diharapkan agar semua kita harus sehat jasmani dan rohani sehingga menghasilkan lingkungan yang sehat, makanan sehat  dari nilai gizi serta Halal yaitu melalui hasil keringat sendiri.

Terkait pelayanan kesehatan melalui BPJS Pemerintah  Daerah membantu membiayai sekitar Rp. 6 Milyar untuk menutup beban BPJS tersebut sehingga dokumen Kependudukan harus jadi syarat mutlak. Dikatakan bahwa dokumen hilang 6 Ribu orang yang tidak memiliki KTP atau NIK yang merupakan kerugian Daerah sehingga tahun 2020 pelunasan BPJS jangan disiasiakan oleh masyarakat, namun segera memiliki dokumen kependudukan yang jelas, selain itu bagi Pengelola Kesehatan untuk  tidak melakukan kolusi dan nepotisme dimana orang/masyarakat yang tidak memiliki dokumen tersebut dapat memiliki BPJS.

Berdasarkan data kesehata Malra kematian Ibu Hamil meningkat di Kei Besar Utara Timur dan Kei Besar Utara Barat disebabkan karena salah satu masalah yaitu akses Jalan untuk transportasi Darat sehingga perhatian Pemkab Malra untuk Tahun 2020.

Last Updated on Saturday, 28 September 2019 17:55