• Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
Home

Penyuluhan Penggunaan Bahasa Indonesia

E-mail Print PDF

Gambar mungkin berisi: 21 orang, orang tersenyum, orang berdiri dan dalam ruangan

Langgur., Humas Malra-Wakil Bupati Maluku Tenggara Petrus Beruatwarin, Membuka Kegiatan Penyuluhan Penggunaan Bahasa Indonesia Bagi Pejabat Pemerintah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, di Ballroom Hotel Villia Langgur.

Kepala Kantor Bahasa Maluku Dr. Asrif, M.Hum mengatakan bahwa, Kabupaten Maluku Tenggara merupakan Kabupaten pertama kali di Prov. Maluku yang peduli akan penggunaan bahasa, khususnya bahasa daerah yaitu penggunaan Bahasa Kei pada setiap hari jumat. Hal ini sangat penting dan bermanfaat sehingga bahasa daerah terkesan tidak akan punah. Langgur, Kamis 24 Oktober 2019.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri dan dalam ruangan

Oleh karena itu kegiatan tersebut dianggap penting karena menyangkut penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta manfaat pelestarian bahasa daerah. Jika penggunaan bahasa Indonesia tidak dikawal dengan baik dan benar, maka penggunaan bahasa Indonesia tidak akan berjalan dengan baik dan benar pula. Untuk maju tidak harus menguasai bahasa asing dan melupakan bahasa negara kita, tetapi sebagaimana bahasa negara, Bahasa nasional kita wajib diutamakan. Setelah bahasa negara kita diutamakan, kita lestarikan bahasa daerah kita dan selanjutnya boleh disusul dengan penggunaan bahasa asing. Beliau lalu memberikan slogan : "Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, Kuasai Bahasa Asing".

Wakil Bupati Maluku Tenggara Petrus Beruatwarin mengatakan bahwa, berbahasa Indonesia yang baik dan benar memerlukan kaidah-kaidah tertentu yang sesuai dengan ketentuan berbahasa Indonesia. Bahasa Indonesia memiliki fungsi sebagai perekat Bangsa. Kita boleh berbahasa daerah, hal ini perlu dan wajib kita kembangkan agar identitas daerah ditunjukan lewat bahasa daerah agar dapat tetap hidup dalam masyarakat setempat, namun Bahasa Indonesia yang baik dan benar perlu diketahui agar gesekan yang tidak perlu terjadi dapat diminimalisir.

Gambar mungkin berisi: 8 orang, orang tersenyum, orang duduk dan dalam ruangan

Menurut Beruatwarin, dalam Birokrasi Bahasa Indonesia sebagai bahasa Resmi yang digunakan dalam komunikasi verbal maupun non verbal, perlu mendapat perhatian serius, lebih khusus bagi Pejabat Daerah yang berkewenangan untuk itu.
Beliau menjelaskan, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam Tata Naskah Dinas perlu diketahui, agar dokumen yang dikeluarkan tidak menimbulkan permasalahan atau penafsiran yang salah.

Beliau berharap, kegiatan tersebut dapat melibatkan sebanyak mungkin kelompok sasaran karena penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan Etika Berbahasa tidak hanya bagi pejabat Pemerintah tetapi seluruh lapisan masyarakat, terlebih kaum milenial pengguna media sosial yang seringkali menggunakan bahasa yang tidak tepat sehingga muncul berbagai gejolak dalam masyarakat.

Gambar mungkin berisi: 7 orang, orang duduk, tabel dan dalam ruangan

Last Updated on Thursday, 24 October 2019 18:30  

Hukum

JW Media Player

You must have Flash Player installed in order to see this player.

Simple Video Flash Player Module



Get the Flash Player to see this player.