• Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
Home

Kepala Staf Angkatan Udara RI Berkunjung ke-Maluku Tenggara

E-mail Print PDF

Langgur, Info Publik- Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Yuyu Sutisno bersama Ketua Umum PIA AG Ibu Yuyu Sutisna dan Rombongan tiba melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Maluku Tenggara dan diterima Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun dan Wakil Bupati Maluku Tenggara Petrus Beruatwarin bersama Forkopimda Malra-Tual, Jajaran dan Staf Pangkalan TNI AU D. Dumatubun Langgur di Bandara Karel Sadsuitubun Ibra-Langgur, Rabu (12/6).

Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Yuyu Sutisno dan rombongan perwira tinggi dan menengah ini hadir dengan menggunakan Pesawat TNI AU Boing 737-400/A-7306/Pilot Mayor Pnb Septi Arun Dwi S. Kehadiran orang nomor satu di jajaran TNI Angkatan Udara ini diterima secara adat Suku Kei ritual Rinin dan Tarian Penjemputan. Kedatangan KASAU bersama rombongan tersebut dalam rangka kunjungan ke Kabupaten Maluku Tenggara secara umum terlebih khusus melakukan kunjungan kerja di Markas TNI-AU Lanud D. Dumatubun Langgur.

Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun pada kesempatan tersebut mengapresiasi kehadiran Kepala Staf AU ini di Bumi Larvul Ngabal dan selalu bersama TNI/Polri menjaga stabilitas keamanan Negara khususnya di Maluku Tenggara. Bupati Thaher Hanubun menjelaskan, Kepulauan Kei tidak bisa dilepas dari lembaran sejarah RI, khususnya operasi Trikora Pembebasan Irian Barat tahun 1962, di mana Kepulauan Kei yang terletak diantara laut Arafura dengan Laut Banda dan berhadapan langsung dengan Australia dijadikan basis kekuatan pertahanan dan penyerahan dalam operasi tersebut.

Kepulauan Kei pada massa itu mampu mengoperasikan dua bandara penting yaitu bandara Letvuan dan Lanud Dumatubun. Oleh karena itu, Kepulauan Kei dengan latar belakang sejarahnya dan strategis, maka daerah ini patut untuk diperahatikan, diapresiasi dan diberi perhatian akan posisinya dalam geografis dan geopolitik dalam berbagai kebijakan regulasi. Setelah acara penerimaan adat di Bandara dilanjutkan dengan Ramah Tamah dan selanjutnya rombongan kembali ke Bandara untuk melanjutkan perjalanan menuju Lanud Manuhua, Biak, Papua.

Last Updated on Friday, 14 June 2019 10:59  

Hukum

JW Media Player

You must have Flash Player installed in order to see this player.

Simple Video Flash Player Module



Get the Flash Player to see this player.