• Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
Home

Pemkab Malra Optimis Tingkatkan Kualitas Pengadaan Barang Dan Jasa

E-mail Print PDF

Langgur--.Saat ini banyak kasus korupsi melibatkan Pejabat-Pejabat di daerah yang berkaitan dengan kasus pengadaan barang dan jasa oleh karena itu dipandang perlu diberikan pemahaman yang benar sesuai dengan aturan yang berlaku mulai pada saat identifikasi kebutuhan dan penyusunan rancangan umum pengadaan sampai dengan pelaksanaan pemilihan barang dan jasa . hal tersebut disampaikan Pj Sekda Maluku Tenggara Hironimus Rettobjaan pada saat membuka kegiatan pelatihan sistem Pengadaan Barang dan Jasa kepada PPK dan Penyedia bertempat di Balroom Suita Hotel Kamis, 22/02.

 

Hironimus Rettobjaan mengatakan “ Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi dewasa ini telah mengalami perubahan-perubahan yang mandasar terkait dengan pengadaan barang dan jasa Pemerintah sebagai bagian dari pelayanan umum pengadaan barang dan jasa, Pemerintah merupakan salah satu aktifitas yang sering mendapat sorotan dalam beberapa tahun terakhir. Permasalahan terkait barang dan jasa Pemerintah, mulai berkurang sejak biberlakukanya sistem pengadaan secara elektronik. Penataan pengadaan barang dan jasa pemerintah, mulai ditata dengan diberlakunya peraturan Presden Nomor 4 tahun 2015 atas perobahan ke-4 Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa . Aplikasi system pengadaan secara elektronik yang terbaru adalah SPSE versi 4.2 sudah tidak dapat dihindari aplikasi yang dikembangkan oleh Direktorat pengembangan SPSE lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah sudah mengalami 3 kali perbaikan yang telah resmi diluncurkan pada bulan Januari Tahun 2018. Hironimus Rettobjaan mengharapkan” Pengembangan versi terbaru SPSE ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengadaan barang dan jasa Pemerintah agar lebih transparan,akuntabel dan kredibel. Peluncucran versi terbaru SPSE ini merupakan bentuk transisi implementasi Peraturan Presiden tentang pengadaan barang dan jasa Pemerintah terbaru akan nantinya seluruh pengadaan barang dan jasa pemerintah, baik pengadaan langsung maupun lelang,penunjukan langsung maupun swakelola wajib dilakukan melalui SPSE. Melauli versi terbari SPSE ini diperlukan kesiapan kita yaitu SDM dalam rangka melaksanakan kegiatan Transparansi pengadaan barang dan jasa. Kegiatan Pelatihan Sistem Pengadaan Barang dan Jasa secara elektronik berlangsung selama dua hari tanggal 22-23 Februari 2018 jumlah peserta sebanyak 210 orang dan peserta terdiri dari PPK dan penyedia serta nara sumber 2 orang yang berasal dari Direktorat pengembangan sistem elektronik. Kegiatan Pelatihan Sistem Pengadaan Barang dan Jasa secara elektronik dilaksnakan oleh bagian pengadaan barang dan jasa Setda Kabupaten Maluku Tenggara dan bekerja sama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

 

Last Updated on Thursday, 22 February 2018 15:01