• Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
Home Pariwisata Pariwisata

Pariwisata

POTENSI WISATA MALUKU TENGGARA

PANTAI NGURBLOAT
Berjarak 17 km dari Langgur Ibukota Maluku Tenggara di Desa Ngilngof yang dapat ditempuh dalam perjalanan 15 menit dari Bandara Baru Karel Sadsuitubun kearah Barat. Merupakan salah satu pantai terindah di dunia…dengan Nama Pantai Ngurbloat dalam Bahasa Kei yang artinya "Pasir Panjang". Terbetang Pasir Putih halus seperti tepung sepanjang 3 km dari selatan ke utara serta dihiasi pohon nyiur melambai. Tersedia pula 4 buah Guest House untuk para Tamu.tersedia menu tradisional sea food serta seperti, Ikan bakar, Kerang, rumput laut dan sayur sir-sir. Disini dapat dinikmati suasana sunset yang sangat indah……..

PANTAI NGURSARNADAN

Berjarak 18 km dari Langgur Maluku Tenggara dengan waktu perjalanan selama 18 menit dengan menggunakan kendaraan darat…..Memiliki Pantai yang indah serta terdapat karang yang indah untuk bersnorkling ..tersedia 2 buah Guest House untuk Pengunjung…,Dibagian atas pantai terdapat ketinggian dengan pemandangan kelaut yang sangat indah . Dari Pantai ini kita dapat berjalan sepanjang Pantai sampai ke Pantai Tetangga Ngurbloat…

ESA BUDAYA BANDA ELY
Desa Banda Ely terletak di Kei Besar Utara Bagian Timur, ditempuh dalam waktu 4 jam perjalan dengan menggunakan kendaraan laut. Penduduknya berasal dari Pulau Banda. Kedatangan mereka di Kei Besar pada tahun 1621 ketika terjadi peperangan melawan Belanda dibawah pimpinan J.P. Coen. Penduduk Banda Ely masih menggunakan Bahasa aslinya dan memegang teguh tradisi mereka seperti seni music dan tariannya. Desa ini merupakan pusat kerajinan tangan (handicraft) seperti besi, perak dan tembikar. dI dekat desa Banda Ely di Desa Haar terdapat sebuah pantai dengan karang yang indah . Disekitar Desa tersebut mencapai gunung Ar dimana terdapat benteng dan kampung tua.


PANTAI DAFTEL
Pantai ini terletak di desa Ler Ohoilim disebelah barat Kei Besar dapat ditempuh dalam waktu 10 menit dari Elat dengan kendaraan Darat. Pemandangan yang indah dengan ombak yang besar menjadi tempat reksreasi yang sangat menyenangkan.


MATA AIR NEN MASIL EVU DAN PEMANDIAN ALAM.
Tempat yang menyenangkan dengan pemandangan alam yang indah ini dapat ditempuh dalam 35 menit dari Langgur dengan kendaraan darat. Selain menjadi tempat rekreasi sumber airnya digunakan untuk menyuplai air bersih untuk Wilayah Kota Langgur dan Tual.



BUKIT MASBAT
Bukit Masbait adalah Bukit tertinggi di Pulau Kei Kecil dengan pemandangan yang indah dari ketinggian tempat ini. Tempat ini dapat ditempuh dari Langgur hanya dalam waktu 10 menit perjalan dengan kendaraan Umum. Disini juga menjadi tempat Perziarahan bagi Umat Katolik. Disini terdapat juga sebuah Arca Kristus Raja yang berdiri diatas globe yang menandakan bahwa Yesus Kristus akan melindungi dan memberkati seluruh Umat yang berada di kepulauan ini.


TANIMBAR KEI
Pulau Tanimbar Kei terletak disebelah Barat Daya Kei Kecil yang dapat ditempuh dalam 3 sampai4 jam perjalanan dengan kendaraan laut. Desa Tanimbar Kei terbagi menjadi dua yaitu Kampung Atas dan Kampung Bawah. Untuk mencapai Kampung Atas kita harus menaiki tangga yang bersandar di teping setinggi 10 sampai 15 meter. Ada banyak hal yang menarik disini, mulai dari arsitektur, seni,adat istiadat dan kepercayaan leluhur yang masih dipegang teguh oleh penduduknya. Upacara Tradisional Tate'e dilaksanakan setiap tahun untuk memohon kepada Tuhan dan leluhur agar
memperoleh panen darat dan laut yang baik.


TAMAN ZIARAH MGR.JOHANES AERTS,MSC
Sebuah Taman yang terletak dekat Jalan utama Kota Langgur . Sebuah Monumen mengenang Wafat Uskup Johanes Aets,MSC dan Para Imam yang dieksekusi Tentara Jepang pada 30 Juli 1942 saat Perang Dunia II .Terdapat relief Sejarah Gereja Katolik di Maluku dan Papua. Relief ini meceriterakan tentang masuknya Gereja Katolik di Tanah Kei sejak 1989. Tempat ini telah menjadi Tempat Perziarahan Umat Katolik.



PANTAI OHOIDERTAWUN DAN LUKISAN KUNO
Pantai ini sangat menarik tempat berteduh dan home stay dipinggir pantai seluruhnya dibuat dengan bahan-bahan lokal yang bagian lantai dan dindingnya terbuat dari bambu serta atapnya yang terbuat dari daun sagu. Disana juga tersedia sebuah café untuk pengunjung . Pantai Pasir putih yang pada saat air surut menjadi sangat luas menjorok ke laut sampai lebih dari 200 meter dapat digunakan untuk sarana sepak bola pantai.
Dengan melakukan perjalanan pendek menggunakan perahu dari pantai ini kita dapat menuju ke tebing dan dapat menyaksikan lukisan misterius berwarna merah berbentuk figure manusia, binatang, perahu dan matahari. Penduduk setempat tidak mengetahui pelukis simbol2 misterius tersebut….Disini juga terdapat sebuah Gua Sakral yang disebut Gua Vidnit (Pintu Kematian/Arwah leluhur).


GOA HAWANG
Gua ini terletak di Desa Letvuan 15 km dari Langgur . Sebuah Kolam air tawar yang dalam dengan pantulan sinar matahari yang indah. Di dilam Goa terdapat batu yang melambangkan seorang pria memegang tombak bersama 2 ekor anjingnya. Menurut Lagenda setempat bahwa seorang lelaki pergi berburu babi hutan bersama anjingnya . Anjing tersebut mengejar babi buruannya ke kola mini dan buruan tersebut menghilang disini..Kemudian karena letih dan haus mereka pemburu dan anjingnyameminum air kola ini yang terasa sangat pahit pada saat itu. Marah dan kecewa akibat hal ini sang pemburu mengumpat dengan kata-kata kotor yang mengakibatkan berubahlah dia dan anjingnya menjadi batu. Menurut kepercayaan masyarakat sekitar Gua bahwa masih bergentayang Roh jahat ditempat itu.


PULAU KAPAL
Disebelah Desa Sathean, sekitar 7 km dari Langgur Ibu Kota Maluku Tenggara terdapat sebuah Pulau kecil yang berbentuk sebuah Kapal. Penduduk setempat percaya bahwa dahulu kala ada kapal yang digunakan oleh leluhur mereka yang berasal dari Bali tiba di Kei. Menurut Legenda kapal tersebut karam di lokasi ini dan kemudian berubah menjadi batu. Di depan Pulau kapal ini merupakan lokasi yang cocok untuk kegiatan snorkeling dengan airnya yang biru dan bersih dan karang-karangnya yang indah. Di Sana juga terdapat sebuah Café di tepi pantai yang berhadapan denan Pulau meter dari tersebut dengan jarak hanya 200 dari pulau kapal tersebut. Tersedia pula perahu untuk disewakan ke pulau ini.

 


Polls

Penilaian anda untuk web ini?
 

CALENDAR

Photo Gallery

Slideshow Image 1
Slideshow Image 2
Slideshow Image 3
Slideshow Image 4
Slideshow Image 5
Slideshow Image 6
Slideshow Image 7
Slideshow Image 8
Slideshow Image 9
Slideshow Image 10

Info Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday512
mod_vvisit_counterYesterday6782
mod_vvisit_counterThis week34281
mod_vvisit_counterLast week62551
mod_vvisit_counterThis month237815
mod_vvisit_counterLast month324011
mod_vvisit_counterAll days7694722

We have: 106 guests, 10 bots online
Your IP: 54.162.164.247
 , 
Today: Jul 27, 2017

Who's Online

We have 167 guests online