• Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
Home Dinas Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Dinas Sosial

E-mail Print PDF

 

VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

 

A. Visi dan Misi.

Visi adalah artikulasi dari citra, nilai arah dan tujuan yang akan memandu masa depan atau suatu gambaran ideal yang ingin dicapai dimasa yang akan datang oleh  organisasi,sedangkan misi adalah suatu pernyataan untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan.

Untuk itu sebelum dirumuskan visi dan misi  Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Maluku Tenggara 2009-2013,maka perlu mengemukakan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara periode 2008-2013 yang telah tertuang di dalam  Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) Maluku Tenggara tahun 2009-2013 yaitu :” Terwujudnya Masyarakat Maluku Tenggara Yang Sejahtera Melaui Pemanfaatan Sumber Daya Alam, Jasa Lingkungan Berbasis Bahari,Jasa Perdagangan dan Jasa Pendidikan”, sedangkan Misi yaitu :

1)     Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;

2)     Mengembangkan struktur ekonomi yang tangguh dan berdaya saing berbasis kelautan;

3)     Merevitalisasi sistem penyuluhan serta meningkatkan produktivitas pengelolaan sumberdaya alam dan kualitas lingkungan hidup;

4)     Meningkatkan kualitas sumber daya manusia;

5)     Meningkatkan akselerasi pemberdayaan masyarakat dan penguatan system adat lokal secara proporsional sebagai instrument pembangunan.

Dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara sebagaimana dikemukakan di atas, perlu dijabarkan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk dapat dilaksanakan. Untuk itu Dinas Sosial,Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Maluku Tenggara  merumuskan visi dan misi  sebagai berikut :

 

1. Visi dan Misi

1.1. Visi

Visi  Dinas Sosial,Tenaga Kerja dan Transmigrasi  Kabupaten Maluku Tenggara  adalah" Terwujudnya Perlindungan dan Tenaga Kerja Yang Berkualitas, Maju serta  Mandiri  Untuk Mencapai  Masyarakat Maluku Tenggara Yang Sejahtera.”

Visi sebagaiamana tersebut di atas mengandung makna dan komitmen yang hendak diwujudkan yaitu :

  • Perlindungan mengandung makna adanya upaya memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat penyandang masalah kesejateraan sosial dan  perlindungan bagi tenaga kerja agar adanya keseimbangan antara hak-hak dan kewajiban;
  • Berkualitas mengandung makna tenaga kerja yang memilik kemampuan dan ketrampilan sesuai dengan kebutahan pasar kerja;
  • Maju mengandung makna tenaga kerja yang mampu bersaing menguasai IPTEK sesuai dengan kebutuhan pasar kerja maupun kreatif,inovatif serta punya wawasan ke depan;
  • Mandiri mengandung makna tenaga kerja yang mampu mengatasi masalah-masalah dalam diri sendiri dan mampu memberdayakan diri sendiri;
  • Sejahtera mengandung makna suatu kondisi masyarakat Maluku Tenggara yang telah terpenuhi kebutuhan dasar berupa kecakupan akan mutu pangan,sandang,papan, lapangan pekerjaan, kesehatan,pendidikan,rasa aman,nyaman dengan menjunjung tinggi hak azasi manusia;

 

1.2. Misi

Misi Dinas Sosial,Tenaga Kerja dan Transmigrasi  Kabupaten Maluku Tenggara adalah"Mewujudkan Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Ketenagakerjaan Yang Mampu Menciptakan Solidaritas, Tenaga Kerja Yang Berkualitas, Maju  dan Mandiri Untuk Mencapai Masyarakat Maluku Tenggara Yang  Sejahtera” melalui :

1.1.  Meningkatkan pembinaan dan kualitas SDM pegawai untuk mewujudkan pelayanan publik dan tata kelolah pemerintahan yang baik (Good Governence);

1.2.  Meningkatkan prakarsa dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan kesejahteraan sosial;

1.3.  Meningkatkan kewaspadaan, pengendalian, dan mengatasai permasalahan kesejahteraan sosial;

1.4.  Meningkatkan kualitas dan produktifitas tenaga kerja;

1.5.  Meningkatkan perluasan dan kesempatan kerja;

1.6.  Meningkatkan pembinaan hubungan industrial, pengawasan dan perlindungan kerja serta  mendororng kemajuan usaha perusahaan;

1.7.  Meningkatkan  kerjasama antar wilayah/daerah (MoU) dalam rangka pelatihan tenaga kerja;

 

 

B. Tujuan

Untuk mendukung visi dan misi Dinas Sosial,Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Maluku Tenggara yang telah ditetapkan, maka tujuan pembangunan sosial,ketenagakerjaan dan transmigrasi yang ingin dicapai  adalah :

  1. Meningkatkan kualitas hidup penyandang masalah kesejateraan sosial dan keperdulian serta partisipasi masyarakat dan  dunia usaha atas penyandang masalah kesejateraan sosial;
  2. Meningkatkan sistim manajeman pembangunan kesejateraan sosial, ketenagakerjaan dan transmigrasi yang terarah dan berkelanjutan;
  3. Meningkatkan  tenaga kerja yang berkualitas, berkarya dan mandiri dan berdaya saing;
  4. Menurunkan angka pengangguran  terbuka melalui peningkatan perluasan dan pengembangan kesempatan kerja,penguatan pasar kerja dan bursa kerja;
  5. Meningkatkan perlindungan dan pengawasan tenaga kerja;

 

C. Sasaran

Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan yang menjadi pedom­an dalam penyusunan rencana program dan kegiatan serta  alokasi penempat­an sumber daya yang tersedia secara efektif dan efisien. Oleh karena itu sasaran yang ingin dicapai oleh Dinas Sosial,Tenaga Kerja dan Transmisgrasi Kabupaten Maluku Tenggara   2009 -2013 adalah :

  1. Terwujudnya pengembangan sistim informasi kesejahteraan sosial dan pengembangan pangkalan data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS);
  2. Terwujudnya penanganan dan pemberdayaan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial;
  3. Terwujudnya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial;
  4. Terwujudnya koordinasi dan kerjasama antara Dinas dengan Lembaga-Lembaga Sosial Masyarakat dalam rangka penanganan masalah kesejahteraan sosial;
  5. Tersedianya Balai Latihan Kerja (BLK) dengan dukungan sarana dan SDM yang memadai untuk menunjang tercapainya peningkatan kualitas keahlian dan ketrampilan tenaga kerja yang berorientasi pada bidang kelautan dan perikanan sesuai dengan permintaan pasar kerja;
  6. Tersedianya lapangan pekerjaan yang luas dan beragam dengan angka pengangguran tidak lebih dari 10 % dengan titik berat pada bidang kelautan dan perikanan, perdagangan dan periwisata;
  7. Terwujudnya sistim gaji/tunjangan dan hubungan industrial yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  8. Terwujudnya hubungan industrial yang harmonis serta mengarah kepada ketenagan bekerja, peningkatan produktifitas dan kesejahteraan pekerja.

 

D. Penetapan Strategi

Strategi  merupakan suatu cara atau  pernyataan mengenai arah dan tindakan yang diinginkan diwaktu yang akan datang, mencakup rencana program, tindakan-tindakan manajemen untuk mencapai visi dan  misi,maka strategi yang digunakan yaitu :

1) Bidang Kesejahteraan Sosial.

1.1.    Pemberdayaan Sosial pada hakekatnya memiliki makna pokok yakni Pembinaan bagi aparatur dinas sebagai pelaku pembangunan dan program kesejahteraan sosial untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerjanya, serta pemberian kepercayaan dan peluang kepada masyarakat,dunia usaha. LSM dan penyandang masalah kesejateraan sosial untuk mecegah dan mengatasasi masalah yang ada dilingkungannya;

1.2.    Kemitraan Sosial pada hekekatnya memiliki makna pokoknya yakni adanya kerja sama dan keperdulian,kesetaraan,kebersamaam dan jaringan kerja yang menumbuh kembangkan kemanfaatan timbal balik antara pihak-pihak yang bermitra;

 

2) Bidang Ketenagakerjaan dan Transmigrasi.

2.1.    Perluasan Kesempatan dan Pendayagunaan Tenaga Kerja pada hakekatnya memiliki makna pokok yakni memberikan jasa informasi yang cepat tentang permintaan dan penawaran kerja bagi pencari kerja dan pengguna tenaga kerja, serta penciptaan lapangan kerja baru dalam bentuk temporer dalam bentuk sisitim padat karya, disamping itu penciptaan kader wirausaha baru yang dapat mandiri di bidang usaha kecil serta kegiatan pengembangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna yang menciptakan lapangan kerja baru yang parmenen.

2.2.    Peningkatan Sarana dan Prasana Pelatihan pada hakekatnya memiliki makna pokok yakni memberikan peluang dan kesempatan bagi tenaga kerja untuk meningkatkan kemampuan, ketrampilan dan pengembangan diri melalui pemanfatan teknologi tepat guna;

2.3. Advokasi dan Regulasi pada hakekatnya memiliki makna pokok yakni memberikan perlindungan bagi tenaga kerja serta penegakan aturan agar ada kesimbangan hak dan kewajiban antara serikat pekerja dan perusahaan serta mendorong perusahaan dalam mengembangkan usaha demi untuk kesejahteraan maupun menciptakan hubungan industrial yang hormonis antara serikat pekerja, perusahaan dan pemerintah/pemerintah daerah.

Last Updated on Thursday, 16 February 2017 20:25  


Polls

Penilaian anda untuk web ini?
 

CALENDAR

Photo Gallery

Slideshow Image 1
Slideshow Image 2
Slideshow Image 3
Slideshow Image 4
Slideshow Image 5
Slideshow Image 6
Slideshow Image 7
Slideshow Image 8
Slideshow Image 9
Slideshow Image 10

Info Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1029
mod_vvisit_counterYesterday11476
mod_vvisit_counterThis week26523
mod_vvisit_counterLast week103064
mod_vvisit_counterThis month267083
mod_vvisit_counterLast month163248
mod_vvisit_counterAll days7106300

We have: 278 guests online
Your IP: 54.224.4.231
 , 
Today: May 29, 2017

Who's Online

We have 343 guests online